Sepucuk rindu, kutulis di
surat surat ku untukmu.
Surat cinta sendu, yang tak
akan pernah kuberikan kepadamu.
Sepucuk rindu, yang masih
bertahan dalam kelabu
Surat surat sederhana dengan
segudang kata romantis, bukan bualan belaka.
Surat surat sederhana, yang
tak pernah lupa ku selipkan ribuan doa.
Sepucuk rindu, mewakili
perasaan ku.
Sepucuk rindu, hanya
tersimpan, tak terucap atau bahkan terdengar olehmu.
Sepucuk rindu, yang tak akan
pernah layu.
Akan ku titipkan pada angin,
aku yakin ia akan berhembus mengucap salamku kepadamu.
Akan kusampaikan pada Tuhan,
untuk sekedar membuat mu mengingat bayangan ku.
Dan akan selalu ku titipkan
pada Sang waktu, ia pasti tak akan membiarkan ku jatuh.
Walaupun aku sadar... sepucuk
rindu, akan selalu menjadi rindu.
Cuma rindu,
akankah kita akan bertemu?
atau selamanya akan menunggu?
Untukmu, seseorang yang
dirindu.
Anda beruntung, engkau ada
dalam benaknya, setiap waktu.....
Untukmu, para perindu.
Tuhan tau yang terbaik untukmu.
| i'm just.. still walking all alone |
No comments:
Post a Comment