Friday, 13 December 2013

Sepucuk Rindu

Sepucuk rindu, kutulis di surat surat ku untukmu.
Surat cinta sendu, yang tak akan pernah kuberikan kepadamu.
Sepucuk rindu, yang masih bertahan dalam kelabu

Surat surat sederhana dengan segudang kata romantis, bukan bualan belaka.
Surat surat sederhana, yang tak pernah lupa ku selipkan ribuan doa.

Sepucuk rindu, mewakili perasaan ku.
Sepucuk rindu, hanya tersimpan, tak terucap atau bahkan terdengar olehmu.
Sepucuk rindu, yang tak akan pernah layu.
Akan ku titipkan pada angin, aku yakin ia akan berhembus mengucap salamku kepadamu.
Akan kusampaikan pada Tuhan, untuk sekedar membuat mu mengingat bayangan ku.
Dan akan selalu ku titipkan pada Sang waktu, ia pasti tak akan membiarkan ku jatuh.
Walaupun aku sadar... sepucuk rindu, akan selalu menjadi rindu.
Cuma rindu,

akankah kita akan bertemu?
atau selamanya akan menunggu?

Untukmu, seseorang yang dirindu.
Anda beruntung, engkau ada dalam benaknya, setiap waktu.....

Untukmu, para perindu.
Tuhan tau yang terbaik untukmu.



Missing
i'm just.. still walking all alone

No comments:

Post a Comment