Wednesday, 30 November 2016

Bertahan Tanpa Alasan

Kau tau sayang, apa yang lebih menyakitkan dari putus cinta?

Adalah perasaan dimana...

Kau tetap bertahan, walau kau sadar kau tak punya alasan,

Tak pernah punya tujuan untuk apa menunggu.

Tak pernah punya jawaban untuk apa berharap.

Kau juga tak pernah tau,

Sampai kapan akan berhenti

Atau membalikkan badan untuk meninggalkannya pergi

Atau sampai di titik mana kau berlari dan mendapatkan apa yang kau yakini.

Kau hanya berjalan, terus berjalan walau tak kunjung menemui kepastian.

Kau mungkin berkata, "Aku baik-baik saja, aku masih bertahan"

Namun sebenarnya, rasanya pasti menyakitkan, ya kan?

save me, sadly...

Ada bagian dari batinku yang rapuh,

Retak...

Hampir hancur, tapi tak benar-benar hancur.

Sisi optimis yang mati-matian ku selamatkan utuh, kini terancam.

Kau yang selalu bilang "Ku mohon, jangan menyerah"

Dan kini dengan segenap hati yang hampa, ingin ku katakan "Aku lelah dan siap kalah."

-Surabaya, 01.12.16-