Ada bagian dari batinku yang rapuh,
Retak...
Hampir hancur, tapi tak benar-benar hancur.
Sisi optimis yang mati-matian ku selamatkan utuh, kini terancam.
Kau yang selalu bilang "Ku mohon, jangan menyerah"
Dan kini dengan segenap hati yang hampa, ingin ku katakan "Aku lelah dan siap kalah."
-Surabaya, 01.12.16-
No comments:
Post a Comment