Melukiskan impian, memeluk harapan dan berujung kegagalan menjadi pembelajaran yang tak terlupakan.
Aku hancur, tapi tak benar-benar hancur.
Aku menyerah, tapi nyata-nyatanya ada secuil harap yang tersisa.
Maka inilah Turbulensi...
yang membuatku belajar untuk mengendalikan obsesi.
Dan tentang bagaimana jalan yang berliku, kehilangan tuju pikirku...
Justru mampu membuatku semakin mengenal-Nya.
Tentang segala cara untuk merayuNya,
Tentang doa dalam sujudku yang selalu diijabah-Nya,
Dengan cara yang tak terduga, dengan jawab yang tak pernah kusangka.
Apapun jawabanNya, ternyata ada berkah kebaikan di dalamnya.
Sungguh, jika engkau memahamiNya,
Bagaimana mungkin kau berpaling dan tak jatuh cinta?
Tentang apa yang datang dan pergi.
Tentang apa yang hilang dan kembali.
Tentang hal baru yang aku temui.
Tentang orang-orang baru yang ku kenali.
Teman-teman yang berjalan bersamaku di jalan taqwa,
Sahabat-sahabat baru yang saling memeluk dalam dekap ukhuwah.
Terima kasih untuk yang telah datang...
Aku percaya, kalian akan mengambil peran menjadi kepingan cerita masa depan.
Dan teruntuk apa yang hilang, terima kasih telah meninggalkan kenangan.
Proses yang tak mudah,
Namun asaku tak akan pernah berubah.
Hanya saja, diriku kini tak lagi sama.
Rupanya aku bermetamorfosa.
-elin angelia-
CATATAN AKHIR TAHUN
(2017 adalah paradoks yang indah)
29/12/17, 4.18 PM
No comments:
Post a Comment