Rintik hujan pukul
sepuluh pagi
Menyamarkan cahaya
mentari
Aku yakin, ia
menyembunyikan pelangi
Rintik hujan pukul
sepuluh pagi
Aku duduk santai
disini
Sambil dipeluk uap
hangat secangkir kopi
Rintik hujan pukul
sepuluh pagi
Membawa kembali
memori
Dan duka hati yg
semoga lekas pulih
Rintik hujan pukul
sepuluh pagi
Membisikkan
harapan masa depan yang tak pasti
Membaur bersama
hati, angan serta mimpi
Rintik hujan pukul
sepuluh pagi
Melukiskan sosokmu,
yang tak pernah hilang atau bahkan mati
Rintik hujan pukul
sepuluh pagi
Kembali
memunculkan teka teki
Haruskah aku
berharap lagi?
09.53 WIB
Sat, June 8 2013
No comments:
Post a Comment