Saturday, 22 June 2013

WAKTU


Ada penulis yg bilang, waktu tak pernah sama, terus berubah sejalan dengan kekuatan kosmis yang tak pernah stagnan.

Ada seniman yg bilang, musim selalu berubah, waktu berubah, dan orang orang juga berubah maka seketika perasaan pun juga akan berubah.

Aku juga bilang, waktu punya segudang cerita yang tak akan pernah habis ditulis dalam sebuah buku. Waktu membuatmu bertemu banyak orang, mereka memberikan kenangan. Dan aku selalu percaya, "setiap hal kecil di dunia ini selalu punya filosofi. Maka kita diijinkan bertemu dan mengenal berbagai orang di dunia ini bukan hanya faktor kebetulan belaka, mereka punya makna."

Sadar atau tak sadar, kamu harusnya banyak belajar dari pengalaman, dan yang paling mudah belajar lah dari orang-orang terbaik yang pernah kamu kenal.

Entah, aku tetap percaya, mau menjadi sosok seperti apa kita di masa depan, sangat berpengaruh dari apa yang kita lakukan saat ini.
Mau jadi pribadi yg baik atau pribadi yg buruk itu pilihan.
Kamu! Hati dan naluri tentu saja mempengaruhi perlakuanmu karena sejatinya mereka bisa kau kendalikan dengan pikiranmu, semacam sugesti atau motivasi.

Jadi.... Masihkah akan menyia-nyiakan waktumu?

Atau masih belum sadar juga?

Oke, pernahkah kalian kehilangan seseorang?
Kehilangan! Hilang, tak kembali selamanya?
Ya, ia mati. Tak bernapas lagi.
Mereka sudah kehabisan waktu.
Mereka sudah kehabisan kesempatan untuk memperbaiki diri. Ketika semuanya berhenti, wajarkah jika ia memohon dan mengemis pada Tuhan untuk memperbaiki hal-hal fana di dunia demi mendapat keagungan surga?

Dan mirisnya, ketika ia mati dengan percuma. Tak mampu meraih mimpi-mimpinya.
Tak sempat menggenggam kesuksesan.
Tak sempat memeluk kebahagiaan.
Lalu, kesempatan dan waktu yang selama ini ia miliki terbuang sia-sia. Ringkas kata, seperti sampah.
Jadi, masihkah kau menyiakan waktumu di dunia dan menjadi orang merugi dan tak sempat mendapatkan apa yang kau inginkan di dunia ini? Dan bahkan ketika mati, mimpi-mimpi itu telah basi.

Jika menjadi sosok pribadi yang jahat itu tak ada untungnya, lalu apa susahnya mengubah diri menjadi pribadi yang baik?

Jika waktu mu seperti sebuah mobil yang rusak dan ketika seorang montir menawarkan diri  untuk memperbaikinya tanpa bayar kenapa kau tak membawa mobil itu kepadanya? Kenapa kau siakan begitu saja?

Perbaiki, selama masih bisa diperbaiki.
Karena kesempatan, tak pernah datang dua kali.
Dan karena waktu adalah hal super-egois yang tak akan pernah mau berjalan mundur dan menuntunmu kembali.

"Lalu bagaimana cara agar waktuku tak terbuang sia-sia?"

Dan inilah jawabannya:
1. Perbaiki hubungan spiritual dengan Tuhan
Ini semacam spekulasi jangka panjang. Bahagia dan makmur sejahtera di dunia itu hal biasa. Lalu bagaimana dengan surga? Itu semua di serahkan kembali ke tiap tiap manusia. Maka jadilah orang yang beriman...jangan setengah-setengah.

2. Maka bermimpilah
Impian itu seperti pulau, dan kamu adalah nakhoda sebuah kapal. Dan, kapal itu adalah tempat dimana kamu belajar dan menimba ilmu. Dirimu sendiri yang akan mengemudikan kapal itu menuju pulau impian. Dengan berbagai bentuk kapal apa saja, kapal pesiar mewah ataupun perahu kecil yang oleng, yang terpenting adalah sampai di tempat tujuan dengan selamat. Mau lewat jalan mana saja, asalkan sampai di tempat tujuan dengan selamat. Sampai atau tak sampai? Tergantung nakhodanya.

3. Maka jangan siakan waktumu dengan hal-hal basi. 
Tinggalkan kesenangan sesaat yang sekiranya sesat. Manfaatkan waktumu untuk belajar dan berkarya positif. Maka berbagilah ilmu yang menginspirasi orang lain. Jika kamu dikaruniai mindset yang brilian, maka biarkan orang lain juga sadar.

4. Berbagi dengan sesama.
 Indahnya berbagi, agar mereka merasakan kesempurnaan yang kau miliki. Jangan bimbang dan ragu, harta bukanlah aset absolut. Ada saatnya pasang atau surut.

5. Perbaiki hubungan antar manusia.
Seperti apa yang aku bilang sebelumnya kan? "kita diijinkan bertemu dan mengenal berbagai orang di dunia ini bukan hanya faktor kebetulan belaka, mereka punya makna."
Banyak belajar dari orang-orang terbaik. Jangan siakan orang-orang yang berkesan, mungkin saja ia adalah cinta yang pantas, atau mungkin ia adalah belahan jiwa yang selama ini kau cari.

...................................................



Minggu, 23 Juni 2013.
08.17 WIB
By elin angelia.

No comments:

Post a Comment