"there is someone,
who can be bold and soft at the same time
who can be strong and feminine at the same time.
she is a woman of women,
she is Khadijah radiyallahu 'anha."
-elinangelia
----
namanya menggema di langit-langit Lauhul Mahfudz,
melalui Jibril, ia menjadi manusia yang mendapat salam dari Rabb-nya.
ia menjadi penyejuk dan ibunda kota Mekkah di masanya.
Khadijah, yang termasyhur karena kecantikan dan kecerdasannya.
menjadi anak perempuan kehormatan nan kesayangan ayahnya,
Khuwaylid bin As'ad, pembesar kota Mekkah.
setelah berbagai mimpi aneh menghiasi malam-malamnya,
setelah berita tentang Nabi terakhir terdengar hingga ke telinganya,
setelah nama Muhammad terus dieluh-eluhkan oleh Maisarah, pelayan setianya.
dengan segala kesempurnaan, ketaatan dan kekayaan yang melekat pada dirinya,
tak membuatnya menjadi hina dina,
untuk menawarkan diri kepada Muhammad, sosok yang lebih muda darinya
untuk ia jadikan pelabuhan terakhirnya...
dan bagaimana mungkin Al-Amin sanggup menolaknya?
Ia yang berhasil membuat Muhammad jatuh cinta,
dengan segala kesempurnaan dan ketidaksempurnaannya.
Muhammad menyayanginya, Muhammad selalu mengaguminya.
Muhammad, manusia mulia ini luluh pada pesonanya.
yang membuat Muhammad tak pernah menduakannya.
yang membuat Muhammad selalu berkata bahwa Khadijah tak ada bandingannya.
dan menjadi istri Muhammad yang melahirkan buah cinta berakhlak mulia.
Ia yang selalu mempercayai Muhammad walaupun tak ada seorang pun yang mempercayainya.
ketika orang-orang menyumpahi Muhammad sakit jiwa,
Khadijah selalu ada untuk menguatkannya.
Khadijah adalah saksi turunnya wahyu pertama,
yang memeluk dan menyelimuti Muhammad ketika ketakutan melanda suaminya.
yang mendekap hangat Muhammad penuh cinta,
ketika demam dan menggigil melandanya,
saat Jibril mendatanginya, dan diturunkan ayat-ayat Allah kepadanya.
Khadijah adalah orang pertama,
yang mengimani bahwa
tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul terakhir-Nya.
tentu saja, ia dihadiahkan tempat istimewa di sisi Tuhan-Nya.
ia berhak atas taman surga,
kebun kebun yang indah,
permadani dan permata serta kenikmatan yang kekal itu telah menyambutnya.
Ia menyerahkan segenap jiwa dan hartanya,
untuk mendukung dakwah suaminya.
dan di penghujung hidupnya,
ketika usianya menua,
ketika hartanya habis tak tersisa karena ia korbankan di jalan dakwah,
Khadijah masih saja menawarkan tulang belulangnya,
siapa tau masih berharga, pikirnya.
ketika Khadijah telah pergi terlebih dahulu meninggalkan dunia,
menjadi pukulan bertubi bagi Muhammad.
dalam kurun waktu yang berdekatan, ia telah banyak kehilangan.
paman kesayangannya, Abu Thalib pergi meninggalkannya.
menyisakan lara karena beliau meninggal dalam keadaan menolak mempercayai Allah sebagai Tuhannya.
pendamping suka dan dukanya, Khadijah ikut pergi mendahuluinya.
menyisakan duka berlarut, permata hatinya kini telah tiada.
dia adalah Khadijah,
nama yang tak pernah lekang ditelan masa.
Ia adalah pendamping manusia mulia.
menjadi wanita istimewa bagi Rasul pembawa rahmat untuk alam semesta.
dan yang selalu aku kagumi dari Ibunda Khadijah Radhiyallahu 'anha,
adalah bagaimana ia hadir dengan segala kesempurnaan muslimah yang melekat pada dirinya.
Ia mengajarkan tentang kesabaran, keikhlasan dan ketaatan yang indah,
tentang bagaimana menjalani hidup sebagai hamba.
Ia mengajarkan tentang bakti, kesetiaan dan dedikasi bagi orang-orang di sekitarnya.
tak heran, jika semua orang menyayanginya.
rahmat atas kecantikan dan kesempurnaan tak pernah membuatnya merasa teristimewa.
di masanya, semua orang mengenalnya sebagai sosok yang ramah.
dengan bagaimana kecerdasan, ketangguhan dan caranya mengelola bisnisnya,
pamornya sebagai seorang saudagar menggema hingga ke penjuru dunia.
Ia mengajarkan tentang kelembutan, tapi menolak kelemahan.
Ia mengajarkan tentang kekuatan, tapi tak pernah melampaui batasan.
Ia datang dengan kecerdasan yang mematahkan kejahilan.
dan tentang bagaimana sosoknya
mampu menjadi rumah bagi Muhammad, manusia teristimewa.
menjadi payung yang teduh ketika hujan lebat tak kunjung reda.
menjadi naungan ketika panas yang terik membakar pasir di gurun sahara.
Bagi Muhammad, Khadijah adalah penyempurnanya.
Bahagia terasa, ketika mengarungi biduk rumah tangga dengan seorang wanita yang selevel dengannya,
dan dengan segenap keindahannya,
Khadijah mampu menjadikan Muhammad selalu bahagia saat berada di sisinya.
Bukan hanya saling melengkapi,
tidak hanya saling mengisi,
Muhammad dan Khadijah saling bersinergi.
menjelma menjadi manfaat,
menerangkan cahaya bagi umat.
dengan segala bentuk kecintaannya terhadap Raab'nya.
dengan sedemikian ketaatan yang berusaha ia bangun diatas agama-Nya.
dia adalah Khadijah, wanita pilihan yang dijaminkan baginya Surga.
ditulis oleh: Elin Angelia
(Jumat, 24 November 2017
11.50 WIB
teruntuk Ibunda Khadijah Radhiyallahu 'anha.
sajak cinta yang tercipta diatas meja kerja.
bersambut hujan yang lebat di hari Jumat.)
---------
indeed, Khadijah Radiyallahu 'anha is my role model.
she inspires me so much, Masya Allah..
she is my current obsession.
she is someone that i used to know.
dear sisters,
i know, we're not as perfect as Khadijah.
but... let's learn from Khadijah.