Wednesday, 27 June 2012

Bertahan Tanpa Alasan

Didedikasikan tanpa alasan.


***

Kalau aku tanya "aku salah apa?" pasti kamu gak bisa jawab

kalau aku tanya "apa kamu masih peduli?"
pasti kamu diam saja tanpa refleks mengangguk atau menggeleng kepala

kalau aku tanya "kenapa kamu sejahat itu?"
pasti kamu tertegun, diam kehilangan satu kata saja untuk dilontarkan

diam mu, alasan kosongmu, kabar angin mu yg membuatku jatuh dan mendarat ke comberan tanpa kendali. Sudah kucoba, tapi basi.
Sudah kukenang,tapi bayangmu masih menghampiri.
Sudah kubuang tapi mirisnya aku masih peduli.

Ribuan kata nelangsa sudah ku lontarkan..sayang sekali tak ada sedikitpun yang mengerti rasanya, sakitnya, hilangnya, menyesalnya.

Mencekam tanpa jawabmu sepatah saja.
coba katakan alasan nya, sesakit apa aku mau tau rasanya. Seburuk apa aku terima..

Yang dulu yang sudah lalu,realitas yang bgtu sempurna di mataku. Kamu harus tau bhwa saat itu aku benar benar merasa berbeda, cuma kamu dan mati rasa dari semuanya..


Saat ini,detik ini sebohong apapun aku, aku cuma mau bilang aku masih butuh kamu disini bahkan hanya untuk basa basi. Satu jam saja, mungkin.

Hatiku berlapis baja tujuh. Terikat kawat, sangat kuat. Berhias permata dan emas yg diimpor dari benua hitam. Diselubungi mantera untuk kuat dari segala tegangan..diagungkan di negeri dongeng..
Setulus cinderella, secantik putri salju, setegar ariel si putri duyung, se kuat poccahontas..
Kamu hendaknya menyadarinya atau setidaknya tersenyum saja ketika merasakan nya

Aku bodoh dan kamu yang sudah berhasil membodohi ketegaranku, tapi kamu harus tau bahwa aku terlalu pintar untuk merangkai ratusan kata kata ini. Kata yg terselip dari rasa sayang yg bermakna hingga mungkin kamu akan goyah ketika membacanya.

kurang sabar apa aku? kurang peduli apa aku?
Aku yang tak mau membalas apa yang terjadi saat ini karna aku tau itu emosi yg mungkin bisa memutus semuanya,fatal akibatnya.

Aku yg tak mau menganggumu,bertanya mengenai alasan mu karna aku tau itu risih untukmu,mengganggu privasimu..

Aku masih menghargaimu sobat, kamu benar benar masih ada nilainya di mataku. Kenangan mu masih tersimpan rapi di lemariku,lemari hatiku. Masih membekas jelas di sistem saraf otak ku.


Aku yg masih menunggu walau semua orang tau tidak ada lagi yang perlu ditunggu.


Tapi tolong,lihatlah aku sedikit saja..coba kamu liat sesuatu yg masih membelenggu pada diriku.
Pertemuan, aku dan kamu..Kita, yg tak dinyana akan berujung semrawut ini.



Aku yg masih selalu bingung untuk sekedar bertanya bagaimana kabarmu walau aku tau tak kan pernah ada jawbmu, sepeser pun.


____

Satu kata dari seorang novelis yg benar benar membekas dan nyatanya ini realita dari luka terindah: LOVE ME OR JUST HATE ME. BUT DON'T SPARE ME WITH YOUR INDIFFERENCE- CINTAI AKU ATAU BAHKAN BENCI DIRIKU. TAPI JANGAN ACUHKAN AKU (Edensor-A.Hirata)


a little girl with an awesome words.
elinaa

No comments:

Post a Comment