Wednesday, 27 June 2012

Misteri Tatapan Mata itu part I

entah apa, aku tengah dilanda read fever. aku lg suka baca tentang sastra. aku ingin membuat n0vel dg gaya bhsa pintar dan hiperbola. berikut ini sepenggal cerita yg kugunakan dg gaya bhsa ala n0velis favoritku, ANDREA HIRATA 
_________

kala itu.. aku termangu terpuruk sepi sendiri bgai tikus tersesat di lubang kadal. melihat sekitar, parabujang dan dayang tertawa riang tanpa dosa, namun aku hanya terkenang ilusi masa putih biruku. tak kupedulikan muka lalu lalang di tempat baru itu..
lalu, tak sengaja sepintas kulihat sesosok makhluk. Dia, seperti yg pernah ada dihati 3taun lalu.

Aku duduk dan terdampar dlm tawanan kakak2 yg seperti setan. mreka seakn kompeni. aku merasa dijajah tanpa upah. mungkin hanya tembok dan tanah yg tau perasaanku. ketika sosok itu memanggilku, leher ini rasanya terpaku 90 drajat horizontal ke arahnya. oh, kusadari kali ini. ukiran Tuhan yg satu ini,dia... benar2 seperti kakak angkatan tersayangku yg hilang.


takdir ini memutuskanku utk sllu melihatnya. semakn detik, semakin lama ada rasa yg mengguncah dada. merangsang sistem saraf otakku utk segera menggetarkn jantungku lebih kencang, menggelayuti jiwa, menghasut mata untuk melihatnya lebih lama. sungguh, sepertinya perasaan abstrak hasil karya seni TUHAN YME ini mungkin mulai dianugrahkn utkku. maybe i'm in love. semakn hri smakin dalam dan aku semakn tersiksa. entah, aku merasa terpenjara dalam jeruji gabus warna merah muda yg mudah retak. iblis hawa rasanya mengecamku. ada hasrat fatamorgana yg membuat mreka berkompetisi antar wanita demi jejaka itu. aku seakan terjepit dalam ngarai curam..namun, tak seindah "green canyon".


aku mencoba rela sekuat hati menahan rentetan cobaan. aku mencoba berpegang erat pada ranting yg hampir patah terlawan arus sungai yg sungguh deras. aku hampir mati dalam rasa. aku mencoba tegar. aku tak mau menghindar bgtu saja bgai batuan yg mudah lapuk oleh lumut kerak.

suatu saat, aku merasa terjangkit dalam obsesif kompulsif akut. teman sepenghayatan selalu mengingatkanku bahwa aku sedang dilanda rasa obsesi terlalu tinggi.tak lama, aku sadar.yaa, aku memang sedang gila bgai sapi betina kerasukn iblis cinta.

lupa akan dia mmbuat hdupku biasa.tapi, aku mrasa ada satu organ yg tersiksa.entah apa

aku sudah menjalani misi hari dmi hari.aku merasa seperti org amnesia. Misi pura pura lupa padany bisa dbilang ckup sukses

suatu hari tak sengaja aku dan dia berpapasan.elektron negatif mata ini menarik menuju kutb positif pd matany. kurasakan sesuatu yg dalam. pandangan itu menusuk pupil mata dan merasuk jiwa. hal ini membuatku tak tenang. aku selalu merasa ada yg berbeda dari caranya melihatku.ada sesuatu yg mengikat hatiku. bisikan jiwa slalu membenarkn keadaan. AKU SEPERTI PERNAH MENGENALNYA SEBELUMNYA.aku seperti org senewen melihatnya.tak ada yg bisa mengerti apa maksudku.mungkin org di skitarku mrasa bhwa aku gila,dan beranggapan aku tenggelam dlm rasa GR trlalu dalam.

Namun, hanya hatiku yg bicara. aku ingin puny keahlian probabilitas sperti Albert Einstein,aku ingin mengaitkn kejdian seperti logika matematika agar aku bsa membuktikan apa maksud semua ini,

mungkinkah ini terjadi? hanya wktu yg bisa menjawabnya..

Ya Allah, jelaskan apa yg sedang terjadi.. tatapan mata itu adalah sebuah misteri 



aku yakin, Sebenarnya Tuhan Tau, Tapi Menunggu :) 

-eaa-


nb : dicetak miring terinspirasi dari kata kata andrea hirata

No comments:

Post a Comment