have you ever read a book,
and it's totally make you feel so emotional.
and it's totally change your life.
and it's totally change your mindset.
and it's totally change your dream.
i know, now i'm a Writer.
dan tahukah kamu, aku tak pernah tau aku menyimpan bakat ini sebelumnya.
aku tergugah pada suatu buku luar biasa yang ku baca ketika aku duduk di bangku kelas 1 SMA.
inspirasiku mengalir, kata kata ajaib berhasil aku tulis menjadi untaian prosa dan cerita indah.
dan aku menemukan dunia ku, merangkai kata, menjelajahi dunia imajinasi yang selalu kujejali dengan sentilan-sentilan mimpi.
dan aku bangga, dengan cara ini aku mampu menjadi sang penguasa sebuah cerita, dalam duniaku sendiri.
dan satu hal yang menyadarkanku adalah
The Writers = The Philosophers
a great writers must be a life's philosopher.
seorang penulis yang baik, pastilah seorang filosofi hidup.
seorang penulis terbaik mampu menggugah pembacanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
and the most inspirational book is:
novel "Sang Pemimpi" karangan Andrea Hirata.
filosofi:
novel ini menyihirku dengan untaian kata-kata gila yang disusun sedemikian rupa menjadi sastra indah yang mampu membawa kita benar-benar hidup bersama para pemimpi kecil di Belitong.
novel ini membuatku merombak semua prinsip hidupku. aku.. benar-benar tak pernah takut untuk bermimpi.
aku mampu dibuat sadar akan sebuah kepercayaan yang dijanjikan Tuhan.
satu hal yang kuingat adalah "Tuhan tak pernah tidur. Ia selalu mendengar semua yang kamu minta. Ia hanya butuh waktu untuk mewujudkannya. Tuhan Tau, Tapi Menunggu"
maka bermimpilah. sebesar besar mimpimu. jangan pernah takut.
tentang seorang pemimpi muda, tentang sebuah pola hidup di pulau kecil yang eksotis di barat Indonesia, tentang mimpi dan sahabat, tentang pengorbanan Ayah yang tak terlihat bentuknya, tentang bagaimana cara kita membalas budi keluarga, tentang Paris sebagai kota paling romantis, tentang menara Eiffel yang menjadi saksi terwujudnya mimpi-mimpi itu, dan yang jelas tentang CINTA TAK TERWUJUD yang sudah menahun terkurung. ketika seorang pemimpi muda yang idealis sedang jatuh cinta.
tentang ical dan cinta nya yang tak mungkin berwujud bahagia pada A-ling. perbedaan adalah penghalang terbesar keduanya. PERBEDAAN bukanlah seharusnya. andai mereka tak berbeda pasti cerita ini menemukan happy endingnya. memang, TAK PERNAH ADA YANG SEMPURNA!
dan yang paling mengguncah adalah bagaimana novel ini memiliki makna yang menyulapku menjadi pemimpi besar.
Aku Bermimpi Lagi
dan yang pasti, kembali mengembalikan gairah inspirasiku yang telah lama mati suri.
and the 2nd book is:
novel "SUPERNOVA: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh" karangan Dewi 'DEE' Lestari
this is the strong book.
penulis wanita yang inspiratif.
mengajarkan kita bagaimana menjadi seorang sosok wanita yang kuat, anti-intimidasi, emansipasi, tak lagi rapuh, tak mudah terombang ambing karena alur cinta yang menyebalkan, tak semudah itu jatuh ditangan pembual,wanita yang mencari ketulusan dan kenyamanan, wanita karir yang brilliant, serta wanita Indonesia yang cerdas.
Jenius. Brilian. Gila. Indah. Romantis
i love Dewi Lestari's way.
i love Dewi Lestari's style.
she's very very very smart.
dan novel ini benar benar menyuntikkan asa menggelora pada relung relung imajinasiku. aku pun mencoba meramu untaian untaian kata itu menjadi semakin menggila namun tetap elegan dan cerdas.
and the 3rd novel is:
novel 'Laskar Pelangi" karangan Andrea Hirata
sebelumnya aku pernah menonton film nya ketika kelas 3 SMP. memori tersendiri ketika menonton bersama sahabat-sahabat terbaik.
film ini menggemparkan Indonesia kala itu, terutama kalangan akademik. ada sisi moral yang pihak sekolah selalu "hiperbola"-kan.
hanya ada 3 kesan yang aku tangkap:
1. Aku Menangis, tak tega melihat kondisi mereka yang susah sekolah.
2. Aku Bersyukur, hidup di jaman modern dengan berkecukupan walau tak berlebihan.
3. Aku Mencintai Sahabat-Sahabat semasa SMPku. mereka sahabat terbaik yang mampu membuatku merasa nyaman, menemukan jati diri dan menunjukkan inilah dunia dengan jutaan pengalaman indah tak terlupakan. aku tak lagi manja, banyak cerita di dalam bis kota, jalan kaki 1km di sepanjang jalan raya, canda tawa bersama pengamen dan anak jalanan, kehujanan, kebanjiran, cinta monyet, cinta gila, tragedi dikejar sopir bemo, pengalaman pertamaku melihat pemandangan sebuah lokalisasi, ujian praktek senam yang meng-heboh-kan, genk terkece se-spentura. hihi (thanks for: Netty, Rina, Rossy, Yolan, Efah, Eka. i love you girlssssss :*)
namun. semasa senggang ketika kelas 3 SMA aku mencoba memahami keistimewaan buku ini lagi.
dan
WOW!
berbeda.
ketika terjun langsung dalam dunia novelnya, aku mendapat banyak sekali makna hidup dan tersadar pada prestise yang kalangan akademik banggakan.
buku ini, membuatku tersadar dengan cerita dan bukti nyata yang disajikan.
kawan, tahukah kamu konspirasi itu telah ada sejak jaman dahulu.
konspirasi. konspirasi. konspirasi.
Indonesia negeri kaya raya dengan sumber daya luar biasa melimpah.
namun mengapa?
kita masih saja miskin di tanah surga ini?
lagi lagi konspirasi.
korupsi, ketimpangan birokrasi.
betapa mirisnya ketika warga pribumi sebagai pemilik asli pulau Belitong, ahli waris ibu pertiwi harus menjadi pekerja serabutan, hidup susah, kerja keras mengorbankan nyawa dengan mengabdi sebagai buruh tambang timah dengan resiko kandungan zat kimiawi yang membahayakan kesehatan.
panasnya menyengat sampai ke tulang.
sementara para pemimpin dari tanah Jawa, investor asing harus duduk diatas kursi empuk bersama rumah mewah yang bertengger sombong di sudut-sudut kota.
yang ia tau hanya omset dan profit. yang ia tak tau dan tak akan pernah mau tau adalah banyak korban di balik jutaan uang yang bergelimang.
ada anak dan bayi yang kelaparan, ada banyak pemuda yang buta huruf, ada keluarga yang menderita di balik gubuk, ada banyak anak kecil yang susah sekolah, ada orang-orang lansia yang hidupnya tak sejahtera. miris, memang!
namun aku masih tetap saja terpesona bagaimana cara mereka bersahaja.
Belitong, sebuah pulau kecil yang kaya-raya di barat Indonesia. Umat islam sebagai pemeluk agama mayoritas hidup sejahtera berdampingan bersama etnis Tionghoa dengan berbagai unsur intrinsiknya. begitu pula Ical yang jatuh cinta setengah mati pada A-ling. namun apa daya, kepercayaan yang tak sama adalah penghalang terbesar mereka. THIS IS TRULLY "BHINEKA TUNGGAL IKA" :)
and the 4th novel is:
"Madre" karangan Dewi 'DEE' Lestari
ini bukanlah novel. buku ini adalah kumpulan cerita pendek dan prosa karya Dewi Lestari.
and i'm just.... seriously, deeply in love with this writer.
aku bukanlah penikmat novel atau teenlit remaja dengan alur datar, seputar sekolah, lelaki tampan, kisah galau remaja, atau unsur emosi yang menye-menye.
aku selalu tergila gila pada berbagai buku dengan bahasa yang berat dan dengan alur cerita yang unpredictable dan dengan seorang penulis dengan sudut pandang klimaks.
and this is the one!
the strongest indonesian female writer!!
aku menjadi banyak belajar tentang kisah cinta manusia dewasa, tentang soulmate. tentang sebuah takdir.
salah satu cerita pendek favoritku adalah "Layang-Layang"
tentang kisah cinta yang terselubung dibalik 2 orang dewasa yang tak punya asa sama sekali untuk diungkapkan atau bahkan diakui karena mereka tertindas status kenyamanan sebagai seorang sahabat, rasa gengsi, dan kepentingan dan komitmen masing-masing yang tak bisa disatukan.
tentang tarik ulur perasaan seperti layang-layang.
and the 5th novel is:
"Filosofi Kopi" karangan Dewi 'DEE' Lestari
and then i get ad'DEE'ction again.
kumpulan cerita ini seperti kafein yang membuatku kecanduan dan tentu saja gejala jantung berdebar-debar tanpa alasan.
it's about life again.
tentang sebuah kesempurnaan. tentang sebuah kata "SEMPURNA" yang sejatinya adalah suatu hal yang relatif belaka.
tentang sebuah perselingkuhan, kebohongan, cinta terpendam.
membuatku berpikir semakin dewasa.
DEWI LESTARI IS THE BEST!
and my favourite quotes is:
"bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan"
(Dewi Lestari - Mencari Herman, filosofi sebuah perselingkuhan).